Setiap bulan semua perempuan normal tentu akan kedatangan ‘tamu’ istimewa. Dialah haid yang memang normalnya harus dilalui semua perempuan baik yang remaja maupun dewasa. Setiap perempuan punya pengalaman merasakan haid yang berbeda-beda. Ketika remaja biasanya rasa sakit karena haid cukup menganggu terutama di hari pertama dan kedua, namun selanjutnya akan hilang dan tidak terlalu sakit. Tetapi ada juga yang melaluinya dengan tenang dan santai karena tak dihinggapi rasa sakit saat haid.

Saya jadi teringat ketika dulu magang kerja di Jepang, saya sampai memutuskan untuk izin libur di tanggal yang sama setiap bulan. Entah kenapa selama setahun disana, haid sangat teratur, selalu jatuh di tanggal yang sama di tiap bulan yaitu tanggal 17. Jadi, untuk menghindari situasi kerja yang tak mengenakkan karena juga akan mengganggu ritme kerja di perusahaan, saya akhirnya meminta izin di setiap tanggal tersebut. Syukurnya, mereka sangat memahami kondisi perempuan yang sedang sakit karena haid. Mudah sekali mendapatkan izin tersebut. Istimewanya perempuan ketika sedang haid di negeri sakura.

Bicara soal sakit saat haid, kita memang tidak bisa menghindarinya bukan? hal yang bisa kita lakukan adalah mencari cara agar dapat mengurangi rasa sakit saat haid tersebut. Kebanyakan perempuan di Indonesia mengkonsumsi jamu seperti kunyit asam. Selama jamu itu alami dan dibuat dengan bahan yang baik, saya rasa sah-sah saja. Karena pernah ada isu warna kuning pada kunyit asam di jamu, diberi pewarna oleh penjual jamu nakal. Sisanya justru mengkonsumsi obat, beberapa perusahaan di Indonesia mulai melirik pasar bagi kaum perempuan yang selalu merasakan sakit saat haid. Nah, yang terakhir ini tidak saya sarankan, karena bagaimanapun mengkonsumsi obat secara berlebihan tidak baik untuk kesehatan. Sebaiknya pilihlah yang alami.

Menariknya, tidak banyak dari kita kaum perempuan yang mengetahui bahwa sebenarnya ada paling tidak 5 makanan khusus bagi yang merasakan sakit saat haid, yaitu :

1. Minuman wijen

Kita sering memakan kue kering atau makanan yang ditaburi oleh biji wijen. Ternyata biji wijen yang ditumbuk dan dikumpulkan menjadi sebuah adonan sebanyak 1 sendok kecil yang sudah berbentuk bubuk dapat dicampurkan dengan air hangat lalu diminum. Minumlah sebanyak 2 kali dalam sehari selama haid. Ramuan minuman wijen ini disebut-sebut sangat ampuh untuk mengurangi rasa mulas saat haid.

2. Pisang dan Keju

Pisang yang dicampur keju, makanan ini jika dikonsumsi juga dapat mengurangi rasa sakit saat haid selain itu juga disebut berkhasiat untuk menstabilkan derasnya darah haid. Pisang seperti kita ketahui dapat membantu menambah hormon progesteron sehingga ampuh dalam menekan pendarahan.

3. Fenugreek, Peterseli dan Pepermin

Ketiganya bisa dijadikan minuman. Minuman tersebut dapat meringankan rasa sakit saat haid. Fenugreek di Indonesia dikenal dengan nama arab ‘hulbah’ atau kelabat. Mungkin bisa diperoleh di toko-toko makanan arab di tanah abang yang juga menjual kurma dan lain-lain. Kalau pepermin, di Jepang sangat mudah mendapatkannya, hampir setiap hari saya bisa mengkonsumsinya sebagai minuman. Kalau peterseli, semua pasti sudah kenal kan ya? ada juga yang mengkonsumsinya dengan cara dijus.

4. Kacang Sudan

Sebenarnya jika sulit menemukan kacang Sudan, semua kacang-kacangan seperti kacang tanah pun juga baik untuk memperlancar jalannya haid. Karenanya perempuan yang sedang haid atau tidak, sangat baik mengkonsumsi kacang tanah agar haidnya berjalan lancar.

5. Sayur-sayuran

Sementara itu yang tak kalah pentingnya untuk dikonsumsi ketika sakit saat haid datang adalah sayur-sayuran. Nah sayur-sayuran yang bermanfaat memperlancar buang air kecil juga bermanfaat untuk memperlancar haid, diantaranya adalah : kubis, kol, peterseli dan seledri.

Demikianlah, ternyata di sekitar kita ada begitu banyak makanan yang bisa dikonsumsi yang dapat membantu kita kaum perempuan dalam melalui rasa sakit saat haid. Tetaplah mengkonsumsi dalam jumlah yang secukupnya, karena apa saja yang berlebihan pastilah tidak baik untuk kesehatan.

Semoga bermanfaat.