Saya ingat betul kali pertama saya melahirkan tahun 2012, di perantauan dan harus menjalani kepanikan tanpa keluarga mendampingi. Rasanya sejak kehamilan 36 minggu rasa panik sekaligus bahagia campur baur menjadi satu. Di satu sisi lelah karena tidur mulai terganggu, di sisi lain was was kalau-kalau keluar flek atau mulesnya datang. Ah, pokoknya rasanya dag dig dug derrrr.

Jangan tanya masalah merawat diri, hampir gak terawat. Hihi. Kadang sampe gak kepikiran. Bisa dipastikan, yang ada justru menyesal kenapa dari kemarin-kemarin gak merawat diri. Haha. Oke, supaya tidak terulang lagi dan bisa menjadi catatan buat diri saya sendiri, syukur-syukur ada yang merasa terbantu dengan tulisan kali ini, jadilah saya bikin postingan tentang merawat diri pasca melahirkan.

merawat diri pasca melahirkan

Kali ini, saya ingin share tentang 6 cara merawat diri pasca melahirkan. Apa aja itu?

  1. Strechmark. Pasca melahirkan biasanya bagian tertentu dari badan kita bergaris-garis atau orang menyebutnya strechmark. Saya sendiri mengalaminya, ya di perut, di betis, di pinggang dan lain-lain. Nah, untuk menjaga agar kulit tetap lembab dan halus, coba deh pakai minyak zaitun. Konon katanya, minyak zaitun bukan cuma bermanfaat untuk kesehatan jika dikonsumsi tetapi juga sangat bermanfaat untuk kecantikan karena bisa membuat kulit halus. Selain itu, bisa juga pakai lotion yang memang tujuannya untuk mengurangi strechmark pada kulit.
  2. Kulit menghitam. Mungkin mengalami seperti yang saya alami dimana kulit pada bagian tertentu di badan berubah warnanya jadi lebih hitam dari biasanya. Leher, perut, paha, lipatan-lipatan badan lainnya juga ada yang menghitam. Nah, ini juga perlu dirawat. Paling tidak mandilah 2 kali sehari. Gunakan scrub mandi supaya kulit tetap bersih. Atau bisa juga pakai lulur mandi biar daki-dakinya pada lenyap.
  3. Jerawat. Kalau biasanya perempuan sebelum menstruasi jerawatan karena pengaruh hormon. Nah, lagi hamil juga sering didatangi ‘tamu’ yang satu ini. Jerawat juga biasanya menghiasi badan ibu hamil, ada yang di wajah juga dipunggung atau bagian lainnya. Nah, memang tidak bisa dihindari karena ternyata hormonlah mempengaruhinya. Yang bisa dilakukan adalah merawat wajah. Sederhananya, bisa bikin masker wajah sendiri, selain alami juga murah. Misal dari buah tomat, bengkuang atau yang lain. Dihaluskan terus dibalur secara merata di wajah. Kalau jerawat yang di punggung gimana? minta suami aja untuk membantu merawatnya. Kan tangan kita gak sampai belakang, sulit kan melakukannya sendiri.
  4. Rambut rontok. Ini juga sulit dihindari. Lagi-lagi masalah hormon. Rambut kita banyak rontok ketika hamil. Saya sendiri mengalaminya. Solusinya apa? supaya rambut kita tetap sehat, ya tetap mandi dan keramas 2 kali minggu pakai sampo yang bisa menyuburkan rambut semacam vitamin rambutlah. Emangnya cuma badan kita aja yang perlu vitamin, rambut kepala juga perlu loh. Hehe.
  5. Bibir pecah-pecah. Saya termasuk yang parah banget bibir pecah-pecahnya. Menjelang melahirkan dan pasca melahirkan, bibir saya malah kering, ada kulit yang pecah-pecah dan mengering. Ah, pokoknya gak enak banget rasanya. Dikira penyakitan atau kurang minum  sama teman-teman. Hihi. Padahal minumnya dah banyak banget, makan buah juga tiap hari tapi ya itu bibir masih aja pecah-pecah. Coba rutin pakai pelembab bibir yang natural, insyaallah berkurang.
  6. Pijat payudara. Melahirkan memang melelahkan tapi juga membahagiakan. Terutama setelah itu kita masih harus menyusui anak yang dilahirkan. Nah, payudara juga perlu dirawat. Caranya gimana? pijat dengan lembut semacam dimassage, supaya payudara tetap kencang pasca melahirkan. Apalagi untuk mahmud *baca mamah muda. Penting banget ini. Hehe.

Oke deh, semoga 6 cara merawat diri pasca melahirkan ini gak cuma bikin kita lebih sehat dari dalam tapi juga sehat dari luar. Kenapa merawat diri pasca melahirkan penting? Karena kita akan semakin percaya diri kalau badan kita bersih, sehat dan terawat dengan baik. Nah, untuk cara merawat miss V pasca melahirkan secara tradisional nanti saya bikin di postingan lain ya. Semoga bermanfaat.