Andai bisa ini, andai bisa itu, andai pake itu, andai punya uang, andai ada yang ngasi notebook Asus E202 #eh (lirik mba Uniek).Okay, fine. Mungkin orang-orang akan sebel sama saya karena saya kebanyakan berandai-andai. Ah tapi biarlah, selama itu juga gak ngerugiin orang, dimana salahnya? Ya kan? Notebook Asus E202, why? Kenapa berandai-andai memilikinya? Yang jelas pasti ada alasannya. Sebab kalau gak ada alasannya mana mungkin berani bermimpi memilikinya. Saya menyadari betul zaman sekarang kalo gak produktif dan kreatif, kita bakalan ketinggalan dan rugi. Makanya sayang pengen banget punya notebook yang mampu mendukung mobilitas dan pekerjaan. Itu adalah sebuah keharusan alias wajib saat ini, soalnya gak satu atau dua kali saya harus merelakan job ngeblog dan tawaran penulisan proposal riset, karena jarang dan malas bawa laptop ke kampus.

“please send me a report now….”


Bentar ya, laptop mati, habis baterai


“please send me the revision of the article now….”


Bentar ya, laptop ketinggalan di rumah, berat soalnya


Bentar ya, lagi jauh dari laptop nih, khusus aku agak sorean dikit boleh ya, pliss, kita kan temen (alesan dan ngeles) #eh



“Bu, filenya kiriman ke email saya aja ya”


“Ada slot HDMInya? harus ya? ngga bisa pake slot USB aja?


“Filenya tinggal di laptop, besok aja ya”


Laptop siapa sih, ribut amat?


Mas, laptop saya bisa windows 10 ngga?



Please..please..please dan ada banyak sekali permintaan yang harus dikerjakan tapi hanya terlewat begitu saja. Kenapa? Karena laptop saya udah gak bisa diajak kompromi lagi baterainya cepat habis (bukan cuma antrian takjil gratis yang cepet habis, baterai laptop yang cepet habis juga bikin sengsara), karena laptop saya beratnya bukan main jadi susah dibawa kemana-mana (yang ada saya tambah bongkok), karena laptop saya cepet panas jadi ngetik lama-lama tangan nyeri (serius panas bok).
Terus saya harus gimana? Baru-baru ini ada yang ngasi kabar ke saya, blogger kece yang suka bagi-bagi hadiah Asus yang kece #ehem, tau kan siapa ya? Taulah ya. Semoga yang diomongin telinganya gak panas. Karena itu, saya penasaran, apa iya itu notebook kece bener? Akhirnya saya pun mencari tau sendiri lewat penelusuran ke website resmi Asus.

Lihat spesifikasi lengkap ASUS E202 : Klik

Pas liat notebooknya, kata-kata yang keluar adalah “andai aku punya notebook Asus E202 itu“. Iya, Pas lihat speknya, sempurna buat saya karena notebook-nya udah bisa Windows 10 (notebook ASUS E202 tersedia dalam dua versi baik dos maupun versi windows 10), Prosesor Intel Celeron Dual Core 2.16 GHz yang terkenal dengan konsumsi listriknya yang rendah , Baterai tahan sampai 8 jam, RAM 2 GB, slot HDMI, Card Reader, USB 3.0, 2.0 dan USB 3.1 tipe C, ukuran 11.6 inch, ringan warna pilihan banyak dan yang paling aku suka itu tidak berisik alias fanless, inshaallah bisa makin produktif dan makin kreatif kalau pakai notebook ini, kata hatiku (dengarlah suara hati ini mba Uniek).

ASUS E202, Ringan, Tipis & Stylish

ringan-stylish-tipis

ringan-stylish-tipis

Alasan lainnya? andai punya notebook Asus E202 maka saya bisa makin produktif. Produktif nulis artikel di blog, bisa rutin nulis one article one day bahkan lebih banyak. Saya bisa produktif bikin proposal riset (nyari hibah penelitian) dan bisa meningkatkan kemampuan menulis karya ilmiah. Saya bisa produktif latihan soal tes TOEFL dan IELTS (ya kali tahun depan bisa nembus beasiswa ke Jepang atau Kanada atau New Zeland). Saya bisa produktif nyari bahan buat mengajar mata kuliah di kelas (makin rajin bikin modul kuliah) dan juga produktif ngasilin uang dari hobi ngeblog (ini semacam menjadikan notebook sebagai mesin uang).

Jadi setiap ada waktu luang, bisa langsung buka notebook Asus E202 dan langsung ketik. Gak ada lagi waktu yang terbuang. Kalau udah begini ‘time is money’ itu bisa banget diwujudkan. Notebook berukuran tak lebih dari A4 ini sudahmenggunakan prosesor Intel hemat daya yang menawarkan masa aktif baterai hingga 8 jam. Catet ya, 8 jam boook. Sama persis sama jam kerja di kampus nih, selama 8 jam harus stay di kampus, bayangkan kalo bisa on terus pake notebook, mau kerja, mau hobi, dua-duanya bisa jalan terus kan. Kurang produktif apa coba klo sudah begini?

Kita sama-sama tahu kalau baterai adalah salah satu sparepart yang paling vital, permasalahan yang sering terjadi yaitu bila baterai di cas berkali-kali membuat baterai menjadi cepat bocor alias cepat habis, belum lagi bentuk baterainya besar dan bobot yang berat. Namun hal itu tidak akan jadi masalah jika kamu memiliki notebook ASUS E202 yang memiliki baterai polymer. Kenapa bisa begitu? jawabannya semua itu berkat teknologi SuperBatt yang dimiliki ASUS yaitu jaminan 2,5 kali lebih tahan lama dibanding baterai silinder, dan baterai polymer dapat disesuaikan dengan bentuk notebook sehingga menghasilkan notebook yang tipis, ringan namun tetap kuat dan tahan lama.

Perbandingan baterai Polymer & Silinder

Baterai-polymer-asus-tahan-lama

Baterai-polymer-asus-tahan-lama

Andai punya notebook Asus E202 maka saya juga bisa makin kreatif. Emang sekarang gak kreatif ya? Iya belum masih dalam tahap belajar biar kreatif makanya pengin punya notebook Asus E202 ini. Kalau punya saya bisa jadi dosen yang makin kreatif bikin bahan ajar biar mahasiswa gak bosen sama materi kuliah yang macam ceramah itu (saya aja bosen ngemeng terus selama kurang lebih dua jam setiap kelas, klo metode kulihnya kreatif kan mahasiswa makin tertarik untuk belajar dan makin cerdas). Sekalian andil dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Saya bisa nyimpan banyak video pendukung materi kuliah sebagai pengayaan untuk dikasi liat sama mahasiswa (ya secara hard disk di notebook Asus E202 500 GB). Saya juga makin kreatif nulis di blog, bisa bikin infografis, edit video, blog jadi menawan dan ramai dikunjungi pembaca dan klien kayak ramainya Taman Ragunan pas musim libur anak sekolah. Asik kan ya? Saya juga akan makin kreatif dalam menuliskan pemikiran saya dalam bidang keilmuan mengajar, makin brilian membuat riset penelitian yang bermanfaat. Setiap ada ide bisa langsung ketik di notebook Asus E202. Kapan saja dimana saja bisa ngetik, habisnya ringan (cuma sekitar 1,2 Kg) dan ukurannya kurang dari kertas A4 (berasa bawa clutch pesta kali ya) ya kan soalnya cuma 193 x 297 mm, kebayang kan ya? (buat yang belum kebayang silahkan tonton dulu video berikut ini).

ASUS Eeebook Preview

Andai punya notebook Asus E202, saya bisa jadi pembicara atau narasumber yang aktif dan kreatif dimana-mana. Saya juga lebih pede saat harus tampil di berbagai event atau pertemuan ilmiah. Misal, satu jam sebelum mulai jadi pembicara baterai notebook habis, don’t worry, karena sejam aja udah lebih dari cukup buat ngecas notebook Asus E202, iya karena ada port USB 3.1 Type C, yang bikin proses isi ulang baterainya cepat. Teknologi USB 3.1 ini juga memiliki transfer rate yang mencapai kecepatan hingga 5Gbps alias 11x lebih cepat dibandingkan dengan USB 2.0 dan gak akan pernah lagi salah saat nyolokin flashdisk (untuk tipe flashdisk yang sudah USB 3.1 Type C), soalnya USB 3.1 ini bisa bolak-balik nyolokin alias reversible. Kalau sudah cepat, mau copy file sebesar apapun jadi serba cepet. Nah, untuk koneksi wireless ASUS E202 juga udah dibekali dengan wifi 802.11ac (dimana kecepatannya 3x lebih cepat dibandingkan teknologi wifi pada umumnya) & bluetooth 4.0, dan ssstttttt cuma diantara kita aja ya, gak banyak notebook yang punya teknologi seperti itu. Gak ada lagi tuh cerita koneksi wireless yang lemot, waktu yang sia-sia buat nunggu file unduhan kelar, atau proses transfer data nirkabel yang lama. Wajar kan ya saya makin kesemsem sama notebook ASUS E202 ini.

asus e202 usb tipe c-card reader-wifi-bluetooth 4.0

asus e202 usb tipe c-card reader-wifi-bluetooth 4.0

Dosen tanpa notebook kece apa artinya? Bukan apa-apa sih, sebenarnya karena dosen kan bawaannya itu biasanya intelektual, modern, dinamis, serba bisa, serba tau, kutu buku, kreatif dan inovatif. Profesi mesti didukung juga sama penampilan (ini pesan Profesor saya). Pakaian udah rapi, udah wangi, tapi sayangnya pas presentasi keliatan gaptek, repot, ribet dan kudet. Dan semua akan beda cerita kalau sang Dosen punya notebook Asus E202. Penampilan memang bukan segalanya tapi kesan pertama itukan dari mata turun ke hati. Dan itu penting. Ya kan? Notebook yang stylish dan mendukung penampilan dan profesi juga penting banget loh ya. Syukurnya notebook ASUS E202 ini selain punya banyak kelebihan juga memanjakan kita dengan berbagai pilihan warna seperti: Silk White, Dark Blue, Thunder Blue dan Rouge. Saya sih berandai-andai punya notebook Asus E202 yang warna Silk White. Suka banget, kesannya tuh elegan dan kekinian serasa jadi lebih muda (walau saya gak tua-tua amat juga). Hus jangan diketawain ah. Hehehe.

Nanti kalau sudah ada notebook Asus E202 di tangan, semua jawaban akan berubah.


“Bu, dipanggil pak Rektor bawa proposal ADB-nya sekalian ya Bu, karena pak Rektor mau liat sekalian?”


SIAAAAP


“Bu, dipanggil pak Rektor, ada tawaran berangkat ke Inggris ada konferensi ekonomi islam sedunia, Ibu yang wakilin dari kampus, tapi siapin paper 5 halaman sekarang ya Bu?”


SIAAAAP


“Mba, ada job nih, tapi harus sekarang posting artikelnya di blog TDL mba, fee-nya 1,5 juta, bisa?”


BISAAAAA BANGEEEET


Nikmat mana lagi yang kau dustakan? Masih bisa minta sama yang empunya langit dan bumi serta isinya aja bagian dari nikmat. Minta doank loh ya. “Ya Allah, aku minta notebook Asus E202 biar makin produktif dan kreatif ya Allah.” Doa orang yang berpuasa itu salah satu doa yang tidak ditolak Allah kan ya? Makanya lewat tulisan ini sekalian minta deh, semoga terkabul. Aamiin aamiin aamiin (yang baca ikut aamiinin donk). Hehe. Makasih.

Btw, sudah tau belum tentang ASUS? Iya, ASUS tuh sayang banget sama semua pelanggannya. Nah, demi mendapatkan notebook berdaya tahan tinggi, semua notebook ASUS itu sudah melalui proses pengujian ekstrim untuk memastikan setiap model yang diproduksi tahan banting dan dapat diandalkan dalam memenuhi segala kebutuhan sesuai gaya hidup masing-masing pelanggannya. Sementara itu dalam prosesnya, semua notebook ASUS juga sudah teruji agar benar-benar memiliki kondisi fisik yang kuat saat sampai di tangan pelanggannya. Beberapa uji ekstrim tersebut diantaranya adalah :

  • Tes Keyboard : Setiap tuts di keyboard diketuk berkali-kali oleh jemari robot untuk memastikan keyboard nyaman ketika dipakai dan tetap handal setelah mendapat tekanan yang keras. Tes seperti ini diperlukan karena tiap tuts di keyboard sangat rentan lepas atau rusak setelah dipakai mengetik ataupun bermain game terus-menerus dalam jangka waktu yang lama.
  • Tes Abrasif : Bodi bagian luar dari notebook diuji pada permukaan kasar untuk mengetahui daya tahan permukaan dan warna. Biasanya bagian terluar notebook memang mudah mengalami “aus” yang seringkali membuat penampilan notebook jadi berubah.
  • Tes Kebisingan : Untuk hadir sebagai notebook yang nyaman dipakai, tiap notebook dites kebisingan suara yang biasanya diakibatkan oleh putaran kipas dan noise dari dalam laptop. Tes ini juga mencakup pengurangan level bising, tes kipas yang tak berisik, hingga cek segel di setiap komponen.
  • Tes Tekanan : Bagian layar yang tergolong paling rapuh dicoba dengan tekanan tertentu untuk memastikan cover pelindungnya cukup kuat menahan beban.
  • Tes Engsel : Faktor engsel yang seringkali bermasalah diuji dengan melakukan buka-tutup cover sedikitnya 20.000 kali untuk mengukur kekuatannya.
  • Tes Getaran : Tes ini dijalankan dengan menempatkan notebook pada beberapa kondisi/frekuensi getaran guna memastikan konstruksi luar dan bagian dalam dalam notebook ASUS tetap terpasang rapat dan tak lepas/kendur.
  • Tes Goncangan : Selama proses pengiriman/distribusi dan juga pemakaian harian, biasanya paket notebook akan mengalami goncangan. Tes ini memastikan setiap notebook tetap dapat beroperasi dengan baik setelah mengalami goncangan seperti ini.
  • Tes Pemelintiran : Seringkali orang membuka-tutup cover notebook dengan satu tangan yang menyebabkan bagian layar menjadi lentur. Uji ini mengukur seberapa kuat rangka bodi mampu melindungi keseluruhan notebook.
  • Tes Akselerasi Tinggi : Notebook akan dicoba digerakkan dalam kecepatan tinggi. Tes HALT (Highly Accelerated Life Test) merupakan simulasi pergerakan notebook untuk kemudian dianalisa teknisi untuk meminimalkan masalah yang mungkin terjadi.
  • Tes Port : Setiap port I/O akan diuji dengan memasukkan dan mencabut konektor berkali-kali untuk menjamin tiap lubang tetap kuat tanpa mengalami penurunan kualitas dan kecepatan transfer data.
  • Tes Temperatur : Inilah pengujian notebook terhadap suhu rendah dan tinggi serta berbagai level kelembaban udara. Setiap bagian notebook disini telah diperkuat untuk menjamin daya tahan yang tinggi menghadapi berbagai kondisi cuaca.
  • Tes Jatuh : Akan sangat bagus bila sebuah notebook yang dijatuhkan tak langsung rusak. Rangkaian tes jatuh ini mampu mengukur seberapa kuat sebuah notebook bertahan terhadap berbagai kejadian yang tak terduga.

Kenapa Saya, Kamu harus Memilih Produk ASUS

Produk ASUS itu adalah brand No.1 di Indonesia, selain after sales sangat bagus dan mudah ditemukan alias mudah dijangkau, kualitas produknya terjamin (liat uji-uji ekstrim yang ASUS lakukan demi kamu, iya kamu). Segitu doank? Kenapa masih kurang juga? Oke ini dia alasan lain kenapa harus milih produk ASUS :

  1. Keindahan Visual : Teknologi ASUS Splendid yang digabungkan dengan sistem panel dan software canggih, memungkinkan pemakai mengatur tampilan warna pada konten apapun. Hasilnya, tampilan layar akan tampak lebih hidup dan detil. Kalo yang sudah pernah pake ASUS pasti puas dengan keindahan visual layarnya lebih hidup. Saya sudah membuktikannya.
  1. Suara yang Mengesankan : Teknologi khas SonicMaster menghasilkan kualitas audio yang berkelas. Output suara jadi lebih kuat, detil, dan akurat. Ditambah lagi dukungan AudioWizard yang intuitif dimana tersedia 5 pilihan mode audio yang akan menyesuaikan mode suara sesuai kondisi yang kita diinginkan. Saya sudah membuktikan kalo suara yang dihasilkan dari notebook ASUS memang sangat baik makanya nyaman banget di telinga.
  1. Fitur Sentuh Intuitif :
  • Keyboard ASUS mampu menerima tekanan puncak 62 gram yang merupakan nilai terbaik untuk mengetik cepat, akurat, dan tak melelahkan untuk waktu yang lama. Yes, ini penting banget untuk saya yang selalu ‘bermesraan’ dengan notebook. Memang sangat nyaman mengetik berlama-lama.
  • Area Touchpad yang luas dengan fungsi lebih banyak membuat pergerakan jari jadi lebih leluasa dan memudahkan fungsi gesture yang lebih beragam. Nah, ini dia yang juga gak kalah menyenangkannya, area touchpadnya luas jadi lebih leluasa ‘mainin’ jari kesana kemari.
  1. Respon yang Cepat :
  • Fitur Instan On 2 detik dari kondisi standby sangat efisien menghemat waktu tunggu agar notebook segera siap dipakai bekerja. Ini penting, gak bikin orang/klien nunggu lama waktu mau buka file ini itu.
  • Berkat teknologi Super Hybrid Engine pada mainboard memungkinkan notebook dalam kondisi tidur (sleep) mampu bertahan hingga 2 minggu lamanya. Waw, gak perlu ‘pangeran’ untuk mencium ‘sang putri tidur’ biar bisa bangun lagi. 
  • Fungsi backup otomatis membuat sistem segera melakukan penyimpanan data (backup) pada saat kapasitas baterai tersisa kurang dari 5%. Tenang, gak kuatir file hilang, ketikan lenyap meski tiba-tiba sangkin seriusnya ngetik mengabaikan indikator habis baterai, notebook mati. Aman, aman, semua ketikan akan aman terkendali. 
  1. Layanan Cloud ASUS WebStorage : Fasilitas penyimpanan data berbasis cloud dengan antarmuka user friendly yang memudahkan pengguna berbagi-pakai konten dengan mudah dan cepat kepada keluarga dan teman-teman, kapan pun dan dimana pun. Cloud ngerti kan ya? nyimpan data di awan #eh bukan arti awan yang sebenarnya ya. Hehe. Maksudnya, kita bisa berbagi dan memakai konten dengan mudah dan cepat baik dengan teman, rekan kerja, keluarga melalui Cloud ASUS webstorage dan fleksibel banget. Kita bisa berbagi konten apapun dengan cepat melalui Cloud ASUS webstorage.

Nah, kalo sudah punya notebook ASUS E202 di tangan kan, saya makin produktif jelas ya, terus juga makin kreatif apalagi ini, sangat jelas. Keduanya baik produktif dan kreatif klo disatukan bisa banget menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berkompeten. Secara, SDM kan salah satu penentu dan tolok ukur keberhasilan sebuah bangsa. Mau bangsa ini maju? mau anak-anak mudanya sukses? mau hidup lebih sejahtera? mau donk ya? dengan dukungan notebook ASUS E202, semua itu inshaallah bisa kita raih dan wujudkan bersama. Yuk dukung terciptanya SDM yang produktif dan kreatif di Indonesia!

Sumber Referensi :

Blog Competition ASUS E202 by uniekkaswarganti.com