Bagi seorang ibu pekerja, waktu bersama keluarga terutama anak sangat berharga. Bagaimana tidak, minimal 22 hari dalam sebulan saya menghabiskan waktu di luar rumah 10 jam dikali 22 hari, total ada 220 jam di luar rumah, itu belum termasuk kalau hari sabtu atau minggunya pun ada kegiatan juga. Sepulangnya dari rumah saya biasanya sudah disambut oleh anak sulung saya yang berusia hampir 4 tahun. Dia berlari mengejar saya dari kejauhan. Tidak pakai sendal langsung berteriak memanggil saya.

“Mama, mama, mama ulang, mput ayah”, ucapnya dengan lafal yang belum jelas. Mama pulang dijemput ayah, itu maksudnya.

 

Saya menyambut pelukannya sambil menggendong anak kedua saya yang baru lahir 7 bulan ya lalu. Rasanya tidak bisa saya jelaskan, karena bahagianya luar biasa. Terkadang saya ingin meneteskan air mata sangkin bahagianya. Perasaan seorang ibu yang tidak pernah saya rasakan sebelumnya, ketika ada seseorang yang memanggil saya ‘Mama’. Indah sekali.

Bicara soal bahagia di rumah bagi setiap orang pasti berbeda-beda.

Keberagaman definisi bahagia di rumah itu menunjukkan bahwa setiap orang memiliki pandangan yang tidak sama. Artinya, siapapun kita dan apapun profesi kita, bahagia di rumah adalah hak semua orang dan menjadi bahagia ketika di rumah pun saya yakin adalah harapan semua orang.

Sebenarnya selain panggilan dan sambutan peluk hangat dari anak sulung saya ketika saya sampai di rumah tadi, ada beberapa momen penting lainnya yang membuat saya bahagia di rumah, yaitu :
1. Ketika saya bisa tidur bersama anak-anak dan suami dalam satu kasur
2. Ketika saya bisa membuatkan makanan kesukaan anak-anak dan keluarga yang ada di rumah
3. Ketika saya bisa membuatkan teh atau kopi di pagi hari untuk suami
4. Ketika saya bisa merapikan mainan anak-anak sambil dibantu oleh si sulung, anak saya
5. Ketika saya bisa merapikan rumah (mengganti seprai, menyapu, mencuci piring) sambil bercanda dengan keluarga
6. Ketika saya bisa rebahan di kasur yang ternyata bau keringat anak-anak
7. Ketika saya bisa minum teh sambil bercanda dengan keluarga
8. Ketika saya bisa menulis di blog sambil haha hihi bersama teman di dunia maya
9. Ketika saya disapa nenek yang berumur 100 tahun dengan ucapan ‘capek ya?’
10. Ketika saya bisa membaca tabloid favorit sambil tiduran bersama anak-anak
Kesepuluh momen tadi adalah sesuatu yang membuat saya bahagia di rumah. Nah, yang terakhir itu adalah yang paling saya sukai, kenapa? Karena di tabloid NOVA ada kolom resep yang menarik buat saya dan anak-anak. Anak sulung saya ‘Mikal’ sangat suka dengan gambar-gambar yang berwarna-warni. NOVA memang menampilkan ‘isi’ yang berbobot ditambah dengan kualitas gambar yang baik. Wajar, kalau anak-anak saya juga senang melihat ibunya yang sedang membaca tabloid NOVA tersebut. Seru dan rame jadinya, kalau anak-anak ikut nimbrung. Bahagianya.

Bahagia di Rumah bersama Keluarga & Nova (Dok. Rodame)

Bahagia di Rumah bersama Keluarga & Nova (Dok. Rodame)

Nah, saat membuka lembaran demi lembaran tabloid NOVA tersebut saya melihat sebuah lembaran yang berisi tentang NOVAVERSARY. Apa itu NOVAVERSARY? NOVAVERSARY adalah dalam rangka merayakan HUT NOVA yang ke-28. Saya sampai kaget, usia NOVA ternyata sudah sampai 28 tahun di tahun 2016 ini. Meskipun saya tinggal di kota Padangsidimpuan, namun bagi saya terbilang cukup mudah mendapatkan tabloid NOVA. Alhamdulillah, meskipun di kota kecil, saya masih bisa menikmati me time dan bahagia di rumah bersama anak-anak sambil membaca NOVA.

novaversary-rodame2

Bagi saya NOVA adalah bagian hidup saya dan keluarga yang memberi nilai ‘bahagia di rumah’ yang lebih. Karena bahagia di rumah adalah hak setiap orang.