perempuan tangguh-rodame-com

sumber : quotefancy.com

Saya sangat percaya bahwa perempuan pada dasarnya terlahir untuk menjadi tangguh. Perempuan memang dikenal dengan karakter yang lebih lembut, lebih lemah, lebih manja dan lebih peka dibandingkan laki-laki. Tapi juga tak sepenuhnya benar. Meskipun ketika berbicara, perempuan dianggap lembut tapi bukan berarti dia tak mampu menjadi perempuan tangguh. Sebagai seorang perempuan, saya mengalaminya. Saya masih ingat kata-kata dosen pembimbing saya ketika masa kuliah dulu, ketika menyodorkan lembaran penilaian untuk direkomendasikan dalam mendapatkan beasiswa, dia memberikan nilai tertinggi pada poin ‘kemandirian’. Bahkan di tengah-tengah seminar hasil penelitian S1 saya, beliau mengatakan pada semua peserta yang hadir bahwa beliau sangat senang dan bangga melihat betapa mandirinya saya dalam menyelesaikan penelitian tersebut. Sungguh waktu itu, saya tidak pernah menduga beliau akan mengapresiasi usaha saya dengan kata-kata positif yang penuh motivasi. Sejak saat itu saya makin yakin bahwa kemandirian itu bukanlah hal yang sulit bagi seorang perempuan.

Saya sangat setuju bahwa kemandirian menjadi faktor penting agar perempuan disebut tangguh. Karena dunia senantiasa berubah dan hidup bak drama tidak terjadi pada kehidupan yang nyata, maka menjadi perempuan tangguh sudah menjadi sebuah keharusan saat ini.

Salah satu bentuk kemandirian yang menunjukkan bahwa perempuan memang terlahir sebagai seseorang yang tangguh adalah ketika seorang perempuan hamil selama 9 bulan, melahirkan dan menyusui anak yang dilahirkannya. Tuhan memang memberikan semua itu hanya pada perempuan dan lihatlah betapa tangguhnya kaum perempuan hingga mereka mampu melewati semua itu. Sebagai seorang ibu, saya juga sudah melalui itu semua. Perjuangan antara hidup dan mati, dimana sedikitpun saya tidak boleh menyerah. Apa yang saya lalui itu juga dilalui oleh semua perempuan yang melahirkan buah hatinya ke dunia ini.

Itulah sebabnya saya selalu yakin bahwa perempuan itu pada dasarnya tidak manja, hanya saja terkadang lingkungan dan budaya memposisikannya dalam kondisi seperti itu. Menurut pendapat saya, sifat-sifat yang menempel pada perempuan seperti lembut, manja dan sangat bergantung pada orang terjadi karena banyak faktor termasuk dorongan keadaan. Karena itu, penting sekali untuk menyadari kembali bahwa sebenarnya perempuan terlahir untuk menjadi tangguh. And become a strong and tough woman is so much better for sure.