Indah sekali. Bangunannya luas, lapang dan asri. Jika menghirup udara, terasa lega, bersih dan sangat nyaman. Lokasinya tepat berada di kota Bogor. Siapapun akan dengan mudah menemukannya. Sebut saja Mesjid Raya Bogor. Tepat di seberang sebuah tempat perbelanjaan, toko buku dan dikelilingi oleh pepohonan. Di bagian depannya terdapat parkiran, jika tak cukup masih tersedia parkiran di bagian bawah (basement). Pintu gerbang terbuka lebar, pertanda siapapun boleh singgah di dalamnya.

 

Mesjid Raya Bogor (Dok. Rodame MN)

Mesjid Raya Bogor (Dok. Rodame MN)

Bagian depan pojok kanan ada kantor Baznas kota Bogor. Memudahkan orang-orang yang ingin menyalurkan kewajiban membayar zakat. Sementara di sebelah kiri tepat setelah naik tangga ada tempat penitipan barang yang terdiri dari laci-laci kosong yang siap diisi dengan barang titipan seperti sendal atau yang lain, dijaga oleh seorang penjaga laki-laki yang siap melayani. Memasuki bagian dalam mesjid, ada halaman besar yang berlantai keramik di sebelah kiri. Luas sekali, hingga anak-anak bisa berlarian kesana-kemari, terkadang halaman ini juga dipakai untuk acara Islamic Book Fair yang rutin diadakan setiap tahunnya.

Duduk di pelataran mesjid sambil mengakses internet (Dok. Rodame MN)

Duduk di pelataran mesjid sambil mengakses internet di depan halaman luas (Dok. Rodame MN)

Lalu di bagian kiri adalah tempat sholat untuk jamaah laki-laki ditutup denga pintu kaca tebal. Lalu berjalan sedikit ke belakang, di sebelah kiri adalah tempat penitipan barang yang dijaga oleh seorang perempuan. Di sebelah kanan dibatasi oleh papan, itulah tempat sholat jamaah perempuan lengkap dengan cermin, mukenah yang banyak dan digantung rapih dan Al Quran di lemari-lemari kecil yang tertata di sisi pinggir ruangan tersebut. Tempat wudhu perempuan di lantai bawah, tepat di sebelah tempat penitipan barang yang dijaga seorang perempuan tadi. Tidak jauh dari tempat sholat jamaah perempuan, menuruni tangga satu putaran lalu di dalamnya tersedia juga kamar-kamar mandi, dengan toilet dan tempat berwudhu lengkap denga cerminnya. Airnya sejuk dan menyegarkan sekali. Sedangkan untuk tempat wudhu jamaah laki-laki ada di dekat pintu masuk, di sebelah penitipan barang yang dijaga seorang lelaki, menuruni tangga ke bawah.

Pelataran mesjid depannya adalah halaman yang luas (Dok. Rodame MN)

Di sebelah kanan ada tangga menuju tempat wudhu laki-laki, kiri perempuan (Dok. Rodame MN)

Jika berjalan ke arah kiri berlawanan dengan tempat sholat jamaah perempuan adalah pelataran yang jika berdiri atau duduk di dekat pagar depan, kita akan melihat sebuah pemandangan indah kota Bogor dari atas Mesjid. Indah sekali, banyak yang mengabadikannya denga berfoto berlatar belakang pemandangan itu. Lalu di sebelahnya adalah halaman luas tadi dimana anak-anak sering bermain. Ada pelataran mesjid yang sangat nyaman untuk duduk dan merenung. Saya pernah duduk sambil menikmati internet gratisan di Mesjid Raya Bogor ini. Ada yang menyebutnya dengan nama ‘MESRA’ itu singkatan dari Mesjid Raya. Jadi jangan kaget kalau ada yang menyebut kita sholat di MESRA ya, itu yang dimaksud adalah Mesjid Raya Bogor tadi. Bangunan Mesjid ini sudah cukup tua dan masih terus kokoh berdiri sambil terus diremajakan. Dibangun tahun 1970 selesai tahun 1979, hingga saat ini sudah berumur sekitar 35 tahun. Dilengkapi juga dengan gedung Pusat Pengembangan dan Pengkajian Islam Bogor serta sarana perpustakaan umum. Di setiap sisi ada kotak amal, jadi jangan lupa untuk beramalΒ  juga, buat bekal di akhirat.

Mesjid Raya Bogor bangunan tua (Dok. Rodame MN)

Mesjid Raya Bogor bangunan tua (Dok. Rodame MN)

Sebuah perjalanan tidak mungkin dilewati tanpa ibadah. Sebagai umat muslim kita wajib sholat 5 waktu pada jam yang tepat. Mendatangi Mesjid Raya Bogor ketika bepergian di kota Bogor adalah pilihan yang sangat tepat mengingat lokasinya dan tempatnya yang nyaman serta sangat memadai dengan fasilitas yang baik. Bisa dibilang setiap saya bepergian bersama anak dan adik ipar, kami selalu singgah ke Mesjid Raya Bogor. Menunaikan kewajiban lalu menyaksikan anak berlari kesenangan karena bisa bermain di halaman yang luas tadi.

Jika lapar atau haus dan ingin mencicipi kuliner di kota Bogor, jangan kuatir karena lokasinya di kota, maka pilihan menu masakan cukup banyak. Tapi saya tetap menyarankan makan di tempat tertutup demi kebersihan dan kenyamanan. Cukup menyeberang saja, di depan Mesjid Raya ada sebuah swalayan ‘ADA’ di depannya, ada kudapan-kudapan ringan seperti jenis kue dan jajanan pasar, juga es teler. Dilengkapi dengan beberapa mesin ATM seperti BNI, BCA, dan lain-lain. Kalau masuk ke dalam ada food mart-nya, di lantai dua juga ada berbagai busana dewasa dan anak, tas, sepatu dan sendal dewasa juga mainan anak sampai alat tulis. Menurutku kalau cari-cari alat tulis atau beli kado di ‘ADA’ cukup murah.

Sedangkan di sebelah kanannya, berjalan sedikit, masih sejajar dengan swalayan ‘ADA’, ada toko buku Gramedia. Jika ingin makanan yang berat sambil santai bisa mampir ke Cafe Seberang, ada banyak pilihan menu di dalamnya, nasi, mie, bakso, mie ayam, pempek, teh tarik, jus dan lain-lain, harganya lumayan sekitar 30 ribuan (dulu masih 12-20 ribuan). Kalau saya lebih senang beli paket, sudah ada nasi, sayuran lengkap dengan minumannya (biasanya sih teh manis hangat/es teh). Naik elevator, jika ingin berbelanja ada Giant disana dengan toko serba 10 ribu, beberapa toko pakaian da tas. Ada juga ATM BCA. Jika masih berniat wisata kuliner masuk ke jalan Ciheuleut. Ada banyak tempat makan yang lebih luas ukurannya, parkirannya dan bisa untuk keluarga besar seperti, Bakul-bakul (pernah diliput di TV), De’Leuit (restoran masakan sunda) dan ada hotel di dekatnya. Jika ingin menginap bisa singgah mencari hotel di daerah tersebut.

Begitulah Mesjid Raya Bogor, sebuah persinggahan yang menyenangkan, tempat ibadah yang menyejukkan hati, tempat bermain untuk anak yang baik karena bisa sekalian mengenalkan mesjid pada anak. Dikelilingi berbagai tempat makan, swalayan dan hotel. Oh iya, kalau ke Bogor jangan lupa sekalian bawa payung dan jaket. Karena sekarang lagi memasuki musim penghujan biasanya hujan turun cukup lebat, jika hujan besar jangan dipaksakan jalan-jalan karena Bogor terkenal dengan petirnya yang cukup kuat. Belum lagi banyak pohon besar di jalan kuatir tumbang tertiup angin, juga bahaya tersambar petir.

Asyikkan perjalanan di kota Bogor, jangan lupa mampir ke Mesjid Raya Bogor juga ya. Perjalanan kurang lengkap tanpa singgah dan beribadah di Mesjid Raya Bogor. Selamat menikmati perjalanan.

Tulisan ini diikutsertakan dalam GA Perjalananku dan masjid #HijrahMenujuIslamKaaffah

banner mesjid