sumber : Asianwiki.com

Sumber : Asianwiki.com

Ceritanya saya lagi kerajinan nonton film Korea. Iya ini masih review film Korea. Ah mumpung masih fresh di ingatan, mau ditulisin aja di blog. Kali aja ada yang pengen baca dan nonton filmnya. Hehe..

Judulnya itu mengingatkan saya pada masa kuliah dulu? nah lo? iya beneran deh, saya dulu pusing 7 keliling kalau dosen suka nyebut istilah ‘whistle blower‘. Di dalam otak itu serasa ada benang kusut, saraf di otak pontang-panting nyariin artinya dan berusaha sepenuh hati untuk memahaminya tetep aja belum paham maksud si pak dosen. Maklumlah dosen kan kadang-kadang kalau mau buka mata kuliah suka cerita tentang berita terkini, ya politik ya ekonomi ya korupsi semuanya bisa jadi pembuka mata kuliah. Asyik sih sebenarnya, biar mahasiswa/i pada update, tapi kalau denger istilah aneh gitu belum lagi selesai dengan cerita awalannya udah pusing mau ngasi opini apa. Haha..jadilah sok sok ngangguk pertanda paham padahal abis itu bingung, apaan sih itu whistle blower??

Pas ketemu film Korea yang judul Inggrisnya ‘Whistle Blower’ ini saya gak pake pikir panjang, langsung nonton sampe tuntas meskipun ya sambil nemenin anak juga, sesekali refresh sambil nonton biar ada pemikiran dan wawasan baru. Emak-emak juga musti update ilmu juga kan? hehe…

Film ini bercerita tentang bagaimana seorang reporter di bagian pelacakan TV nasional berjuang mengungkap fakta atas sebuah kejadian. Reporter itu diperankan oleh Park Hae-Il alias Yoon Min-Cheol kalau di filmnya. Lee Jang-Hwan yang diperankan oleh Lee Kyoung-Young adalah seorang Professor yang kemudian diungkap kehobongan dan kelakukannya di muka publik. Ternyata cukup sulit ya mengungkap fakta dari seorang ilmuwan. Masalahnya si Lee Jang-Hwan ini pintar sekali berkelit. Alih-alih memperoleh ketenaran sebagai seorang ilmuwan sel induk terkemuka dunia, dia justru mengabaikan berbagai etika.

Cerita ini mengangkat kasus seorang Professor yang mengintimidasi banyak pihak termasuk tim penelitinya untuk berbohong mengenai hasil risetnya yang ternyata tidak pernah sukses dilakukan. Semacam plagiarsm tesis, salah satu tim peneliti terdahulu Yoo Yeon-Seok – Shim Min-Ho kalau di filmnya bahkan mengundurkan diri dari tim peneliti yang fenomenal di Korea itu karena diminta ikut memalsukan hasil penelitian. Setidaknya hal itu menunjukkan bahwa masih ada orang-orang jujur yang bekerja sebagai ilmuwan.

Newman Medical itulah nama institusi yang dibangun oleh sang professor untuk memuluskan semua aksinya. Bahkan ternyata dia juga menggunakan sel telur dari perempuan di Korea dengan cara yang ilegal. Dan masih banyak kebusukan lainnya yang disembunyikannya hanya demi meraih ketenaran sebagai professor ternama bidang sel induk di dunia. Semua kebusukannya dibalut dengan banyaknya publisher atau media yang dibayar untuk selalu menceritakan hanya hal-hal baik tentangnya dan penelitiannya itu.

Jadi siapa sih sebenarnya yang menjadi whistle blower dalam kasus ini? dialah si ilmuwan (Shim Min-Ho) yang jujur pada reporter Yoon Min-Cheol tentang perilaku sang professor dimana awalnya dia satu tim dengannya. Meski semua orang menentang dan mempersulit pengungkapan itu, banyak mulut yang dibayar oleh professor untuk mempersulit pelacakan yang dilakukan si reporter namun akhirnya semua terungkap di detik-detik terakhir. Adegan yang paling dinantikan, ketika Presdir stasiun TV itu akhirnya meng’iya’kan penyiaran fakta dari kelakuan si professor pada dunia.

Istimewanya ternyata film ini based on true story loh, jadi nilai plus juga untuk film Korea whistle blower ini. Menurut saya mengangkat film dari kisah nyata itu perbuatan yang berani sekaligus menantang. Biasanya selalu bagus-bagus filmnya. Ini salah satu contohnya. Kalau mau tau bagaimana cerita tentang pekerjaan seorang reporter bidang pelacakan, ilmuwan yang melanggar etika riset dan bagaimana proses siar sebuah berita diungkap, baiknya nonton film ini. Konflik internal di dalam keluarga sang whistle blower, mulai berhenti bekerja karena tidak sesuai hati nurani, banyak utang, anak sakit, dibenci istri karena dianggap terlalu realistis. Banyak banget kesulitan yang dilalui seorang whistle blower ternyata. Tapi buah kejujuran dan keberaniannya itu justru akhirnya dibanggakan oleh orang-orang.

Rating film whistle blower ini bintang 4 dari 5. Saya suka sekali dengan aliran cerita dan konfliknya. Pokoknya mesti nonton nih, hehe..

Gimana berniat jadi whistle blower? saya yakin whistle blower yang benar sejatinya adalah pengungkap kesalahan alias trouble solver, meski akan dipandang sebagai trouble maker oleh kebanyakan orang. Tapi itulah dia dan peranannya. At the end, semua orang akhirnya bersyukur ada orang yang mau menjadi whistle blower.