Tahun 2014 memang sudah berlalu, tapi saya tak pernah bisa melupakan banyak hal berharga di tahun itu. Meski membahagiakan kedua orangtua masih terus saya usahakan dan saya tahu sampai kapanpun saya tak mungkin bisa membalas kebaikan kedua orangtua mungkin sampai saya tidak ada di bumi ini lagi kelak, saya masih akan terus ‘berutang’ kepada mereka, yang telah membesarkan, memelihara, mendidik dan mencintai saya sebagai anak yang merupakan titipan dari Allah ini.

Segala hal telah dilalui bersama, usia saya bahkan sudah mencapai 30 dan jelas bapak dan ibu pun semakin tua. Beberapa tahun yang lalu, bapak jatuh sakit. Entah apa yang terjadi, tidak biasanya bapak selemah itu. Ibu berusaha kuat agar bapak kuat. Saya tak disana, tak pernah disana saat bapak merasakan sakit itu. Saya berkuliah dan harus terus berjuang menyelesaikan apa yang sudah dimulai. Sampai akhirnya, saya pun tak kuat mendengar tangis ibu. Kali ini, saya nekad pulang, demi bapak dan air mata ibu.

Tahun itu dimana saya menyaksikan badan bapak terkulai lemah sudah berlalu. Namun beberapa kali bapak masih harus periksa ke dokter karena gemetar dan sakit di dada masih datang. Saya selalu penasaran apa sebenarnya sakit yang dirasakan bapak selama ini. Ibu akhirnya mau menceritakannya. Dari gejalanya, bapak terserang sakit jantung. Bapak tidak boleh stres ataupun kaget.

Saya selalu berpikir apa yang bisa saya lakukan untuk kesehatan jantung bapak. Saya mencari berbagai informasi di internet, diam-diam saya berniat membelikan sesuatu yang bisa meringankan sakit bapak bukan obat tentunya, karena saya yakin orang sakit diberi obat akan merasa terbebani jadi saya harus menemukan selain obat, yang lebih alami dan ringan dikonsumsinya. Alhamdulillah, tahun 2014 ada sedikit tambahan rezeki dari beberapa kemenangan lomba blog yang saya ikuti. Ini waktunya, pastilah sekarang saatnya untuk memberikan sesuatu yang bisa membantu jantung bapak agar tetap kuat.

Hari itu, setelah menerima uang hadiah menang lomba blog, saya langsung memesan multivitamin untuk kesehatan jantung bapak. Harganya lagi-lagi tak akan sebanding dengan keringat bapak membiayai saya selama ini. Ini mungkin bukan apa-apa untuk bapak tapi rasa senang di hati tidak bisa diungkapkan, maafkan bapakku sayang, hanya ini yang bisa kuberikan. Saya tidak sabar ingin segera mengirimkannya untuk bapak. Hari itu minggu, ternyata kantor pengiriman JNE terdekat dengan rumah tutup. Tapi saya tahu ada satu kantor pengiriman JNE yang buka di hari minggu sampai malam. Bersama suami dan anak, kami mengendarai motor ke tempat yang dituju itu.

Alhamdulillah, paket siap diantarkan ke bapak dan ibu di kampung. Saya selalu menggunakan jasa pengiriman JNE ini untuk mengirim apapun. JNE selalu bisa saya andalkan, saya yakin kado untuk bapak dan ibu ini akan sampai dengan tepat waktu dan tidak akan nyasar. Karena memang tidak pernah nyasar atau terlambat nyampe. Itulah kenapa saya selalu merasa lega dengan hadirnya JNE ini.

Setelah beberapa hari, bapak dan ibu sedang diperjalanan menuju ke kebun. Ibu menelpon, “paketnya sudah sampe di rumah, emang kirim apa?”. “bukan apa-apa Bu, cuma sedikit pemberian kecil untuk bapak dan ibu, semoga bapak dan ibu sehat selalu”, ucap saya dengan nada lirih. Rasa rindu mendadak memenuhi pikiran saya. Ingin disana dan memeluk mereka.

Setelah tiba di rumah, ibu kembali menelpon saya. “gimana cara makan obatnya ini?”, tanya ibu. “itu bukan obat Bu, itu multivitamin untuk jantung bapak dan menjaga stamina ibu, supaya sehat terus, itu ada omega 3-nya bagus untuk jantung dan bapak harus berhenti makan obat dari dokter selama konsumsi multivitamin yang ini, supaya hasilnya lebih manjur”, jawabku. “bapak dan ibu diminum ya multivitaminnya, nanti kalau ada rezeki, saya kirimin lagi”, harap saya di dalam hati. “makasih ya nak, iya nanti diminum rutin sampai habis”, jawab bapak. “ibu juga boleh minum kan ya?”, ibu menimpali percakapan kami. “ya bolehlah harus malah biar bapak dan ibu tetap sehat”, jawabku dengan bersemangat.

Hari itu, hari paling bahagia bagi saya. Mendengar nada semangat bapak dan ibu dalam meminum multivitamin yang kukirimkan beberapa hari sebelumnya melalui jasa pengiriman JNE membuat saya terus ingin mengirimkan multivitamin lagi dan lagi untuk bapak dan ibu di kampung. Semoga tahun ini pun akan ada rezeki lagi yang berlimpah, saya ingin mengirimkannya lagi untuk bapak dan ibu. Untuk jantung bapak, untuk menjaga stamina ibu agar tetap kuat merawat bapak, untuk mereka berdua yang mencintaiku sejak dalam rahim. Semoga…

GIVE-AWAY-KADO-TERINDAH