Haiiiiii……….. it’s been a while, no I mean It’s been a long time for me not writing anything in this blog. So sad but true. Ya, kayaknya terakhir nulis tahun 2020 itupun mungkin 1 artikel jadi malu, dan sepanjang tahun 2020 sama sekali gak ada nulis apapun di blog. Sampai akhirnya entah kenapa pengin mulai ngeblog lagi. Barangkali ada yang rindu sama tulisan sayah yang biasanya nulisin artikel blog untuk lomba. Hihihi.

Sawah di Padangsidimpuan

Pemandangan Sawah di Kota Padangsidimpuan di Pagi Hari (Dok. Rodame)

Ini tahun kedua kita merasakan dampak covid-19, dan ya harapannya sih ini segera berlalu karena I’ve witnessed banyak UMKM di dekat dan sekitar aku yang tutup alias bangkrut. Ini adalah dampak terparah menurut aku, menurut informasi yang beredar di dunia maya, disebutkan ada setidaknya 30 juta UMKM tutup sepanjang tahun 2020 (sumber). Tiga puluh juta itu, angka yang besar loh ya, besar banget malah. Semisal ya, 1 UMKM itu punya omset 100.000.000 setahun, ya kali aja 30.000.000 menjadi pusing kan nolnya banyak bener. Ini goncangan besar sih buat ekonomi kita.

Kota Padangsidimpuan yang jumlah penduduknya 225.105 jiwa (sumber) aja, kota tercinta yang saya tinggali saat ini terlihat lesu ekonominya, biasa masyarakat dari berbagai wilayah sekitar berdatangan termasuk ke destinasi wisata alam disini, tapi karena covid-19 akhirnya merugi. Belum lagi yang usaha-usaha lainnya. Ini baru 1 kota kecil di selatan Sumatera Utara, belum lagi kota lain di pelosok Indonesia. Walaupun begitu, life goes on. Kita gak bisa hanya diam dan pasrah kan. Ada jalur pemasaran lain yang bisa dicoba sama pelaku UMKM. Meskipun, kalau di Kota Padangsidimpuan, pemanfaatan media sosial untuk memasarkan produk belum begitu sebesar di kota Jakarta atau kota besar lainnya. But, there’s still hope. Sisi baiknya, yang dulunya belum bisa manfaatkan teknologi informasi dan internet buat usaha, sekarang mau gak mau harus bisa dan belajar untuk bisa. Selalu ada sisi baik kalau kita mau mencoba memahami.

Itu makanya, waktu acara entrepreneurship day di FEBI IAIN Padangsidimpuan, tempat aku sekarang ngabdi itu aku coba inisiasi kegiatannya yang berbau teknologi, jadi setidaknya mahasiswa aware, trus paham, coba amalkan dan sebarkan ilmu ke minimal diri, keluarga atau orang sekitarnya. Sampai ngundang bloger kece waktu itu lewat Zoom Meeting. Kalian pasti kenal lah, Evrina Budiastuti dan Desi Namora Ritonga. Kalau belum kenalan bisa main-main ke blog mereka atau ke akun IG usahanya Desi Namora Ritonga ya. Followers mereka dah banyak, klo saya masih begitu aja, ini akibat jarang blogwalking dan silaturahim ama blogger lain nih. Maafkeun ya temans.

Entrepreneurship Day FEBI IAIN Padangsidimpuan Tahun 2020

Entrepreneurship Day FEBI IAIN Padangsidimpuan Tahun 2020 (Dok. Rodame)

Rodame, back again tapi ngomonginnya yang serius gini ya. Maaf ya, mudah-mudahan gak pada tambah pusing. Ini karena entah kenapa pengin nulis itu aja. Aku mau ceritain lagi tentang tantangan dan cita-cita S3, insyaallah nanti kita lanjutin lagi ya. Sekarang udah dulu. Selamat sore, semoga kita semua sehat selalu dimana pun berada, tetap berpikir positif terhadap apapun itu. Karena kita semua tangguh, Indonesia tangguh. Mumpung masih dekat sama Independence Day kita. Harus optimis donk.